Family room atau ruang keluarga memiliki hierarki tertinggi di dalam rumah. Hampir di semua negara terutama Asia, ruang keluarga digunakan untuk kebutuhan keluarga saat sedang berkumpul dan bersantai. So, bagaimana mendesain family room agar nyaman dan dapat mengakomodasikan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga Anda?

Untuk menciptakan sebuah ruang keluarga yang nyaman, sebaiknya kita pahami dulu fungsi dari living room yang sebenarnya. Hal ini bertujuan agar ruang keluarga Anda menjadi sudut yang nyaman (comfortable) dan tempat kumpul favorit bagi keluarga.

Fungsi Dasar Family Room atau Ruang Keluarga

Di Jepang, ruang keluarga adalah ruang minum teh (cha sit shu) yang memiliki hierarki tertinggi di dalam rumah. Di Timur Tengah, ruang tempat kumpul keluarga ini dibagi dua, yaitu ruang untuk perempuan (birun) dan ruang untuk laki-laki (anderun). Di barat, ruang keluarga selain sebagai tempat bersantai, juga berfungsi sebagai tempat untuk menerima tamu.

Sesuai kebudayaan timur, fungsi ruang keluarga di Indonesia adalah tempat untuk berkumpul dan bersantai bagi anggota keluarga inti. Dahulu, ruang ini hanya terdiri dari jejeran kursi dan meja, digunakan untuk duduk mengobrol. Sesuai dengan perkembangan zaman, ruang keluarga memiliki fungsi tambahan, yaitu sebagai sarana hiburan, misalnya mendengarkan musik dan menonton TV.

Bagi keluarga yang memiliki anak balita yang membutuhkan space lebih luas untuk bergerak, ruang keluarga seringkali didesain sedemikian rupa sehingga dapat menjadi area bermain anak. Perabot yang ada di area ini dikombinasikan dengan perangkat mainan anak-anak sehingga tidak mengurangi fungsi dari living room yang sebenarnya.

Tak jarang juga, ruang keluarga digunakan sebagai ruang belajar atau ruang melakukan kegiatan hobi (ruang musik, menjahit, atau melukis). Orang tua atau muda tidak memiliki ruangan khusus untuk melakukan aktivitas keseharian mereka. Selain itu, efisiensi lahan juga menyebabkan ruang keluarga dijadikan sebagai ruang untuk melaksanakan bermacam-macam kegiatan.

Pola hidup yang tidak formal, yang berlangsung di kota-kota besar, menyebabkan ruang keluarga juga mengalami pergeseran dari fungsi awalnya. Ia digunakan untuk menerima tamu, kerabat dekat, dan rekan kerja. Ruang ini tak jarang juga digunakan untuk pesta kecil, seperti arisan atau perayaan Lebaran, Natal, atau tahun baru.

Di sisi lain, kesibukan kehidupan di kota besar cenderung membuat ruang keluarga tidak dapat berfungsi sebagaimana desain awalnya. Terkadang ruangan ini hanya digunakan sebagai tempat persinggahan sementara. Penghuni rumah telah mempunyai kesibukan sendiri-sendiri. Di kamar pribadi mereka pun telah tersedia fasilitas yang memenuhi kebutuhan mereka masing-masing.

Dalam kasus di atas, ruang keluarga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Dirancang dan ada di dalam rumah hanya sebagai “pajangan”, nyaris tidak pernah digunakan. Tujuan utama ruang untuk berkumpul tidak digunakan karena tidak ada waktu untuk itu, terutama apabila anggota keluarga di dalam rumah sudah dewasa.

Bagaimana Anda hendak menentukan fungsi ruang keluarga Anda? Semoga artikel tentang Family Room Atau Ruang Keluarga diatas dapat membantu Anda mendapatkan gambaran yang pas. Salam hangat dari CV. Ak Karya selaku perusahaan jasa bangun rumah di Surabaya